Sabtu, 01 November 2008

Layang-layang, Dibutuhkan Saat Perang

"Bermain berlari
Bermain layang-layang
Berlari kubawa ke tanah lapang
Hatiku riang dan senang"

Sobat Percil pasti sudah hafal betul dengan potongan lagu di atas. Yup! lagu yang menggambarkan betapa menyenangkannya bermain layang-layang. Mungkin sejak zaman eyang kita sampe sekarang, menerbangkan layang-layang merupakan salah satu permainan favorit yang banyak penggemarnya. Wah! beneran nih eyang kita dulu main layang-layang juga? Kayaknya sih iya, soalnya layang-layang telah ada sejak ribuan tahun lalu walaupun mungkin bentuk dan kegunaannya tidak seperti layang-layang yang seperti sobat mainkan sekarang.
Ada banyak cerita seru lho mengenai layang-layang. Cikal bakal layang-layang diyakini dimulai dari negeri tirai bambu, Cina. Legenda di Cina menyebutkan, cikal bakal layang-layang diilhami saat seorang petani mengikatkan benang pada topinya agar topi tersebut tidak terbawa terbang saat angin bertiup kencang.
Masih cerita dari Cina, sekitar tahun 200 Sebelum Masehi, layang-layang awalnya digunakan sebagai kebutuhan untuk perang. Nah lho! Kok bisa? Yup, kisahnya seperti ini, saat terjadi peperangan, Jenderal Han Shin dari Dinasti Han menerbangkan layang-layang di atas benteng kota lawan untuk mengukur seberapa jauh pasukannya menggali terowongan. Terowongan tersebut dibuat untuk jalan masuk pasukannya menyerang kota lawan sehingga musuh tak menyadari mereka diserang.
Setelah Cina, layang-layang kemudian menyebar ke Korea. Di Korea juga sama, layang-layang dilibatkan saat terjadi peperangan. Ceritanya, pada tahun 600 Sesudah Masehi, saat pemerintahan Dinasti Silla, Jenderal Gim Yu-sin dan pasukannya diperintahkan untuk melawan pemberontak. Namun, saat itu pasukannya tidak mau melanjutkan perjuangan karena mereka melihat bintang jatuh dari langit yang dipercaya merupakan pertanda buruk. Untuk memulihkan kepercayaan pasukannya, Jenderal Gim Yu-sin menerbangkan layang-layang yang dicanteli bola api. Pasukannya yang melihat nyala api terbang ke angkasa mengira bintang yang jatuh telah kembali ke langit. Mereka pun melanjutkan perjuangannya melawan musuh.
Sementara itu, di Jepang layang-layang diperkenalkan oleh para biksu Buddha abad ke-7 Masehi. Mereka menggunakannya dalam upacara keagamaan untuk mengusir roh jahat sehingga masyarakat memperoleh hasil panen yang melimpah. Setelah itu, layang-layang pun terus menyebar ke negara-negara Asia dan Eropa.
Seiring perkembangan zaman, pada abad ke-18 dan 19, layang-layang pun digunakan untuk kepentingan penelitian. Pada 1752, Benjamin Franklin melakukan penelitian dengan menerbangkan layang-layang untuk mengetahui apakah benar kilat yang menyambar mengandung energi listrik. Sementara pada tahun 1900-an, Wright Bersaudara menggunakan cara kerja layang-layang sebagai model cikal bakal pembuatan pesawat terbang.
Tapi tunggu dulu, layang-layang bisa berubah menjadi pembawa malapetaka jika sobat Percil sembarangan memainkannya.Selain kerugian materi, tak jarang sering mengakibatkan jatuh korban. Pokoknya jangan mainin atau mengejar layang-layang di dekat jalan yang ramai kendaraan. Bisa-bisa benangnya mengenai pengendara motor atau tertabrak kendaraan yang lewat. Ihh... amit-amit!! Benang layang-layang juga bisa mengganggu penerbangan lho jika masuk ke dalam baling-baling pesawat.
Layang-layang yang menyangkut di tiang listrik juga membawa bencana. Jika benang layang-layang yang terbuat dari campuran kawat bergesekan dengan kawat listrik, bisa mengakibatkan korsleting. Listrik pun tidak akan mengalir ke rumah sobat Percil semua alias padam. Yang lebih parah, sobat Percil bisa juga kesetrum lho. Ngeri dech!
Makanya, mulai sekarang bermain layang-layangnya yang aman-aman saja, di tempat terbuka yang lapang. (Hetty D./dari berbagai sumber)
sumber: pikiran rakyat (11/08/2008)

Merevitalisasi Pramuka dengan Membina Siaga

REVITALISASI gerakan Pramuka yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seyogianya menjadi cambuk bagi semua pihak yang terlibat langsung dalam pembinaan Pramuka untuk segera berbenah. Pembinaan yang berkesinambungan sangat diperlukan untuk menggairahkan kembali Pramuka sebagai wadah generasi muda Indonesia menyalurkan dan mengembangkan bakat sekaligus menbentuk kepribadian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pembinaan yang sangat penting dan mendasar dilakukan terhadap anggota Pramuka tingkat Siaga (7-10 tahun). Pramuka Siaga merupakan titik awal seorang anak mengenal dunia Pramuka. Sesuai dengan penamaan, arti Pramuka Siaga dikiaskan dengan masa perjuangan bangsa Indonesia, ketika rakyat Indonesia menyiagakan diri untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908 sebagai "tonggak awal" perjuangan bangsa Indonesia.
Pramuka Siaga mempunyai dua kode kehormatan, yaitu Dwi Satya (janji Pramuka Siaga), dan Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga). Dua kode kehormatan yang disebutkan di atas adalah standar moral bagi seorang Pramuka Siaga dalam bertingkah laku di masyarakat. Siaga mempunyai tiga tingkatan, yaitu, tingkat mula, bantu, dan tata. Dalam Pramuka Siaga, terdapat satuan terkecil yang disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa Barung yang disebut Perindukan. Biasanya Barung beranggotakan 5-10 orang dipimpin pemimpin Barung yang dipilih oleh anggota Barung. Masing-masing pemimpin Barung memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi pemimpin Barung utama yang disebut Sulung. Perindukan terdiri atas beberapa Barung yang akan dipimpin Sulung.
Salah satu kendala yang dihadapi para pembina sekarang ialah dalam hal perekrutan. Dengan anggota yang berusia antara usia 7-10 tahun (usia anak SD), memang saat ini sulit bagi para pembina Pramuka untuk "membujuk" mereka ikut gerakan Pramuka. Gerakan Pramuka dianggap kuno (ketinggalan zaman) dan tersisihkan oleh organisasi lain yang lebih menantang. Arus globalisasi secara tidak langsung ikut berimbas terhadap kelesuan gerakan Pramuka. Teknologi yang dengan cepat berkembang turut membuai generasi muda. Tak heran, anak usia Siaga lebih enjoy duduk berlama-lama saat liburan sekolah bermain Playstation daripada melakukan kegiatan outdoor seperti Pramuka.
Padahal, sesuai dengan fungsinya, Pramuka sebenarnya merupakan organisasi yang berisi kegiatan menarik bagi anak atau pemuda. Kegiatan menarik ini berisi kegiatan yang menyenangkan dan mengandung pendidikan. Bentuk permainan pun mempunyai tujuan dan aturan. Jadi, bukan sekadar main-main, yang hanya bersifat hiburan, tanpa aturan dan tujuan, dan tidak bernilai pendidikan.
Seperti dilansir www.scout.or.id, dan diambil dari 284 Permainan Siaga oleh Gilcraft terbitan Kedai Pramuka Kwartir Nasional, begitu banyak permainan dalam Pramuka Siaga yang bentuknya sangat menarik dan mengandung nilai-nilai pendidikan. Seperti perlombaan berkebun, yaitu membuat hiasan dan bunga-bunga dalam pot yang diberi tanah.
Atau, permainan kota-kota tersembunyi, yaitu bentuk permainan di mana setiap peserta disuruh mencari benda-benda yang huruf pertamanya kalau disusun dengan tepat, akan berarti suatu nama kota yang telah ditentukan, seperti mengumpulkan (B)uku, (O)dol, (G)undu, (O)ncom, (R)umput yang berarti Kota Bogor. Masih banyak permainan lain yang cukup mendidik dan rasanya tidak ketinggalan zaman, seperti permainan merebut benteng, Zib melawan serigala, sembunyilah, tumbuh-tumbuhan sakti, masuk ke dalam rimba, dan lainnya yang cukup menantang untuk dimainkan anak usia Siaga.
Peran pembina pun sangat menentukan. Kepandaian seorang pembina dalam meracik kemasan permainan dengan menyelipkan variasi yang menarik dapat pula menjadi pendorong anak-anak mengikuti kegiatan ini. Dan, yang terpenting dorongan orang tua untuk "mengikhlaskan" putra putri mereka terjun langsung dalam kegiatan Pramuka sehingga anak-anak mereka tidak hanya tahu Pramuka dari seragam yang biasa mereka kenakan setiap hari Sabtu. (Hetty Dimayanti/berbagai sumber)***
sumber: pikiran rakyat (31/08/2007)

Menyikat Gigi Pakai Ranting Pohon

Sebagian sobat Percil pasti pernah merasakan sakit gigi. Wualah...wualah... sakitnya minta ampuuuun. Cenut... cenut... rasanya tak terperikan. Sampai jungkir balik tak keruan menahan sakitnya. Badan gak enak, makan gak enak, pokoknya semuanya deh jadi gak ueeenak. Yang pasti, sobat jadi bete dan sensi alias pengennya uring-uringan terus kaleee. Semua itu karena giginya kurang dirawat.
Oh ya, kata dokter, kalo mau gigi kita terawat, biasakan menggosok gigi dua kali sehari, sesudah makan dan sebelum tidur. Tapi, itu minimalnya lho. Apalagi sobat punya sikat gigi kesayangan, so pasti harus rajin dong menggosok giginya. Selain rajin, juga harus benar lho cara menggosoknya supaya gigi kita tetap cling... bersinar seperti mentari.
Oh ya sobat, beruntung ya kita sekarang mengenal sikat gigi, jadi bisa dengan mudah membersihkan gigi kita. Nggak kebayang kan orang-orang dulu yang jauh hidup sebelum kita, bersihin giginya pakai apa ya...? Wah, banyak cerita seru nih bagaimana orang zaman dulu merawat giginya sampai ditemukannya sikat gigi yang seperti sekarang biasa dipakai.
Dalam literasi Cina disebutkan, konon pada tahun 1600 sebelum Masehi, masyarakat Cina saat itu telah biasa menggunakan ranting pohon untuk membersihkan giginya. Saat itu, bangsa Cina juga memelopori pembuatan sikat pembersih gigi pertama yang terbuat dari bulu-bulu keras binatang, seperti bulu babi.
Sebelumnya, pada 3500 sebelum Masehi, bangsa Babylonia, Yunani dan Romawi kuno juga diceritakan telah mempunyai kebiasaan mengunyah semacam ranting untuk membersihkan giginya. Sedangkan umat Muslim pada zaman Rasullulah telah menggunakan siwak yang terbuat dari ranting dan akar pohon untuk merawat gigi.
Orang Indonesia dulu pun mempunyai kebiasaan unik dalam membersihkan giginya, di antaranya dengan menggunakan bata merah yang ditumbuk sampai halus lalu digosok-gosokkan ke gigi. Ada juga yang membersihkan giginya memakai sabut kelapa. Coba deh tanya kakek sama nenek, pasti tahu. Tapi sobat, don't try this at home yah... Itu kan zaman dulu, sekarang sih mending pake sikat gigi aja deh pake odol, lebih higienis.
Orang yang berjasa membuat sikat gigi modern ialah William Addis dari Clerkenwald Inggris. Kreasi tersebut berawal saat ia menjadi narapidana. Pada tahun 1770, saat di dalam penjara ia merasa perlu memperbaiki kebiasaan membersihkan giginya dengan menggunakan sisa pembakaran (abu) dan garam yang digosokkan ke gigi menggunakan kain lap. Ia pun mulai bereksperimen menggunakan tulang-tulang sisa makanan. Ia melubangi salah satu ujung tulang tersebut dan mengisinya dengan bulu-bulu sikat yang dipintanya dari sipir penjara. Setelah itu bulu-bulu tersebut diikat dengan kuat kemudian direkatkannya dengan lem supaya menyatu dengan tulang, dan jadilah sikat gigi. Setelah itu pada tahun 1780, ia memasarkan hasil ciptaannya ini secara massal.
Pada tahun 1850, H.N. Wadsworth membuat hak paten atas sikat gigi di Amerika Serikat. Namun baru pada tahun 1885, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat memproduksi secara besar-besaran sikat gigi, di antaranya oleh The Florence Manufacturing Company of Massachusetts.
Seiring perkembangan waktu, sikat gigi pun mengalami banyak perubahan. Karena dianggap kurang higienis, sering terlepas dari gagangnya, dan tidak cepat kering. Bulu-bulu pada sikat gigi yang tadinya terbuat dari bulu-bulu binatang mulai diganti dengan serat sintetis yaitu nilon. Perusahaan yang memelopori penggunaan nilon untuk sikat gigi ialah DuPont pada tahun 1938. Tahun-tahun selanjutnya seiring dengan kemajuan zaman, sikat gigi mengalami perubahan yang signifikan, baik bentuk maupun variasinya.
Pada tahun 1939, sikat gigi elektrik pertama dibuat di Skotlandia. Namun baru dipasarkan secara terbuka di Amerika Serikat oleh perusahaan Squibb dengan nama Broxodent pada tahun 1960. Pada tahun 1987, sikat gigi rotary (berputar) yang menggunakan mesin diperkenalkan dengan nama Interplak. Sikat gigi ini dinilai lebih efektif daripada sikat gigi biasa karena sanggup membersihkan plak dan mencegah gusi berdarah.
Nah, sekarang terserah Sobat Percil deh mau pilih yang mana. Tapi yang paling penting, apa pun bentuk sikat giginya, sobat Percil harus rajin merawat gigi dengan menggosoknya secara teratur dan tak berlebihan memakan makanan yang bisa membuat gigi rusak. Cling...cling! (Hetty Dimayanti/berbagai sumber)***
sumber: pikiran rakyat (20/04/2008)

Kekuatan Jaring Laba-laba Sangat Dahsyat!!!

Sobat Percil, pasti deh udah pada nonton film Spiderman kan? Yup, itu tuh... petualangan Peter Parker “Si Manusia Laba-laba” dalam membasmi kejahatan. Aksi keren Spiderman gugulantungan dan teterekelan di gedung-gedung pencakar langit, tentu sangat menghibur sobat Percil. Tetapi, coba deh sobat Percil perhatiin, sebelum bergelantungan di gedung, Spiderman biasanya ngeluarin jaring laba-laba dari tangannya untuk dijadikan tumpuan. Yang lebih heboh..., dengan jaring laba-labanya itu, kereta api yang sedang melaju kencang pun bisa dihentikan sama Spiderman. Ck...ck...ck...ck....
Wah..wah.... Oke dech, itu semua hanya ada di film dengan trik-trik khusus yang dibikin pembuatnya. Eitsss tunggu dulu sobat Percil, ternyata sebagian cerita di film Spiderman tadi ada benarnya juga lho. Ya, jaring laba-laba yang lembut itu ternyata memiliki kekuatan yang ruarrr biasaaa...! Beneran nich....
Coba deh sobat Percil lakukan eksperimen kecil-kecilan. Kalo ada sarang laba-laba di rumah atau pohon, iseng-iseng deh putusin salah satu benang tipis di sarang tadi. Hasilnya, bukannya putus kan, tapi benangnya malah membelit di jari sobat Percil, ‘ner ‘gak? Atau, pernah gak liat serangga atau binatang kecil lain yang terperangkap di sarang laba-laba. Dijamin, serangga atau binatang itu akan kepayahan dan gak akan bisa kabur dari sarang laba-laba, sehingga menjadi mangsa empuk bagi si empunya sarang.
Walau lebih tipis dari rambut dan lebih ringan dari kapas, kekuatan benang jaring laba-laba sungguh dahsyat! Para ilmuwan yang menelitinya membuat kesimpulan bahwa benang laba-laba lima kali lebih kuat dari serat baja dalam ketebalan yang sama! Wuih... padahal baja kan salah satu material paling kuat. Hmm...kalo gitu bisa-bisa Superman “Si Manusia Baja” kalah donk ama Spiderman “Si Manusia Laba-laba”? Hehehehe... kalo yang itu mah, gak tau achh urusannya, terserah penilaian sobat Percil dech.
Berdasarkan penelitian, benang pada jaring laba-laba memiliki gaya tegang 150.000 kg/m2. Jadi, bisa dibayangkan, bila ada seutas tali berdiameter 30 cm terbuat dari benang laba-laba, tali itu akan mampu menahan beban 150 unit mobil! Ck..ck..ck.
Kekuatan benang pada jaring laba-laba juga menginspirasi para ilmuwan untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Pada tahun 1960-an, peneliti di DuPont, perusahaan terkenal pembuat bahan kimia yang berpusat di Amerika Serikat, melakukan penelitian struktur molekul benang laba-laba. Setelah berhasil, struktur molekul pada benang laba-laba oleh para ilmuwan di DuPont ditiru untuk membuat kevlar. Oh ya, kevlar merupakan salah satu bahan terkuat di dunia kreasi manusia. Kevlar dijadikan bahan dasar untuk pembuatan jaket antipeluru, sepatu pekerja tambang, dll. Tetapi tetap saja, kevlar buatan manusia ‘gak bisa nandingin kekuatan benang jaring laba-laba.
Jaring laba-laba pun bermanfaat bagi kesehatan. Seperti dilansir LiveSience.com, serat pada jaring laba-laba sudah digunakan sejak 2.000 tahun lalu untuk melawan infeksi, mencegah perdarahan, serta menutup luka. Pakar biologi molekuler Randolph Lewis dari Universitas Wyoming Amerika Serikat, dalam laporannya yang dimuat jurnal Chemical Reviews mengabarkan, para peneliti di Universitas Tuft, Massachusetts berhasil membuktikan bahwa serat pada jaring laba-laba dapat digunakan untuk memulihkan ligamen (jaringan penyambung tulang) yang rusak, seperti pada penderita cedera lutut. Wah...kabar baik tuh bagi Beckham, Ronaldo, Owen, dan Beckamenga, soalnya para pemain sepak bolalah yang rentan cedera lutut. Para ilmuwan juga telah memanfaatkan jaring laba-laba untuk dibuat menjadi benang operasi untuk menutup luka bekas operasi, mata, dan menyambung jaringan saraf.
Metode sarang laba-laba juga mengilhami para perancang gedung dalam menentukan konstruksi atau fondasi bangunan. Sobat Percil boleh berbangga, ternyata penemu konstruksi fondasi bangunan dengan menggunakan prinsip sarang laba-laba ialah orang Indonesia, yaitu Ir. Sutjipto dan Ir. Ryantori pada 1976. Karena sudah terbukti kekuatannya dan hemat biaya, metode ini banyak dipakai dalam pembuatan gedung.
Terus, satu hal lagi. Bagi sobat Percil yang pernah buka internet, tentu nemuin tulisan www setiap akan membuka alamat sebuah situs, seperti www.pikiran-rakyat.com. Tulisan www merupakan singkatan dari world wide web (web mempunyai arti jaring laba-laba). Hal ini merujuk pola jaringan internet yang sama dengan jaring laba-laba, yaitu terdiri atas lingkaran-lingkaran berbagai ukuran yang berpusat pada titik tengah yang sama.
Wah..wah bicara soal laba-laba ‘gak akan ada habis kalee.... Yang penting dan harus diingat oleh sobat Percil, Allah menciptakan makhluk hidup dengan segala kelebihannya. Jadi, jangan sepelekan laba-laba yang ukuran tubuhnya kecil, ternyata bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. (Hetty Dimayanti/dari berbagai sumber)***
sumber: pikiran rakyat (13/01/2008)

Kekuatan Jaring Laba-laba Sangat Dahsyat!!!

Sobat Percil, pasti deh udah pada nonton film Spiderman kan? Yup, itu tuh... petualangan Peter Parker “Si Manusia Laba-laba” dalam membasmi kejahatan. Aksi keren Spiderman gugulantungan dan teterekelan di gedung-gedung pencakar langit, tentu sangat menghibur sobat Percil. Tetapi, coba deh sobat Percil perhatiin, sebelum bergelantungan di gedung, Spiderman biasanya ngeluarin jaring laba-laba dari tangannya untuk dijadikan tumpuan. Yang lebih heboh..., dengan jaring laba-labanya itu, kereta api yang sedang melaju kencang pun bisa dihentikan sama Spiderman. Ck...ck...ck...ck....
Wah..wah.... Oke dech, itu semua hanya ada di film dengan trik-trik khusus yang dibikin pembuatnya. Eitsss tunggu dulu sobat Percil, ternyata sebagian cerita di film Spiderman tadi ada benarnya juga lho. Ya, jaring laba-laba yang lembut itu ternyata memiliki kekuatan yang ruarrr biasaaa...! Beneran nich....
Coba deh sobat Percil lakukan eksperimen kecil-kecilan. Kalo ada sarang laba-laba di rumah atau pohon, iseng-iseng deh putusin salah satu benang tipis di sarang tadi. Hasilnya, bukannya putus kan, tapi benangnya malah membelit di jari sobat Percil, ‘ner ‘gak? Atau, pernah gak liat serangga atau binatang kecil lain yang terperangkap di sarang laba-laba. Dijamin, serangga atau binatang itu akan kepayahan dan gak akan bisa kabur dari sarang laba-laba, sehingga menjadi mangsa empuk bagi si empunya sarang.
Walau lebih tipis dari rambut dan lebih ringan dari kapas, kekuatan benang jaring laba-laba sungguh dahsyat! Para ilmuwan yang menelitinya membuat kesimpulan bahwa benang laba-laba lima kali lebih kuat dari serat baja dalam ketebalan yang sama! Wuih... padahal baja kan salah satu material paling kuat. Hmm...kalo gitu bisa-bisa Superman “Si Manusia Baja” kalah donk ama Spiderman “Si Manusia Laba-laba”? Hehehehe... kalo yang itu mah, gak tau achh urusannya, terserah penilaian sobat Percil dech.
Berdasarkan penelitian, benang pada jaring laba-laba memiliki gaya tegang 150.000 kg/m2. Jadi, bisa dibayangkan, bila ada seutas tali berdiameter 30 cm terbuat dari benang laba-laba, tali itu akan mampu menahan beban 150 unit mobil! Ck..ck..ck.
Kekuatan benang pada jaring laba-laba juga menginspirasi para ilmuwan untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Pada tahun 1960-an, peneliti di DuPont, perusahaan terkenal pembuat bahan kimia yang berpusat di Amerika Serikat, melakukan penelitian struktur molekul benang laba-laba. Setelah berhasil, struktur molekul pada benang laba-laba oleh para ilmuwan di DuPont ditiru untuk membuat kevlar. Oh ya, kevlar merupakan salah satu bahan terkuat di dunia kreasi manusia. Kevlar dijadikan bahan dasar untuk pembuatan jaket antipeluru, sepatu pekerja tambang, dll. Tetapi tetap saja, kevlar buatan manusia ‘gak bisa nandingin kekuatan benang jaring laba-laba.
Jaring laba-laba pun bermanfaat bagi kesehatan. Seperti dilansir LiveSience.com, serat pada jaring laba-laba sudah digunakan sejak 2.000 tahun lalu untuk melawan infeksi, mencegah perdarahan, serta menutup luka. Pakar biologi molekuler Randolph Lewis dari Universitas Wyoming Amerika Serikat, dalam laporannya yang dimuat jurnal Chemical Reviews mengabarkan, para peneliti di Universitas Tuft, Massachusetts berhasil membuktikan bahwa serat pada jaring laba-laba dapat digunakan untuk memulihkan ligamen (jaringan penyambung tulang) yang rusak, seperti pada penderita cedera lutut. Wah...kabar baik tuh bagi Beckham, Ronaldo, Owen, dan Beckamenga, soalnya para pemain sepak bolalah yang rentan cedera lutut. Para ilmuwan juga telah memanfaatkan jaring laba-laba untuk dibuat menjadi benang operasi untuk menutup luka bekas operasi, mata, dan menyambung jaringan saraf.
Metode sarang laba-laba juga mengilhami para perancang gedung dalam menentukan konstruksi atau fondasi bangunan. Sobat Percil boleh berbangga, ternyata penemu konstruksi fondasi bangunan dengan menggunakan prinsip sarang laba-laba ialah orang Indonesia, yaitu Ir. Sutjipto dan Ir. Ryantori pada 1976. Karena sudah terbukti kekuatannya dan hemat biaya, metode ini banyak dipakai dalam pembuatan gedung.
Terus, satu hal lagi. Bagi sobat Percil yang pernah buka internet, tentu nemuin tulisan www setiap akan membuka alamat sebuah situs, seperti www.pikiran-rakyat.com. Tulisan www merupakan singkatan dari world wide web (web mempunyai arti jaring laba-laba). Hal ini merujuk pola jaringan internet yang sama dengan jaring laba-laba, yaitu terdiri atas lingkaran-lingkaran berbagai ukuran yang berpusat pada titik tengah yang sama.
Wah..wah bicara soal laba-laba ‘gak akan ada habis kalee.... Yang penting dan harus diingat oleh sobat Percil, Allah menciptakan makhluk hidup dengan segala kelebihannya. Jadi, jangan sepelekan laba-laba yang ukuran tubuhnya kecil, ternyata bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. (Hetty Dimayanti/dari berbagai sumber)***
sumber: pikiran rakyat (13/01/2008)

Es Krim, Awalnya Karena Ada Musim Salju...

DUH... enaknya ngapain ya siang hari begini? Makan es krim!!! Ya, bener banget, makan es krim pasti enak banget! Siapa sich yang nggak doyan es krim? Sobat Percil juga doyan kan? Apalagi dimakan di siang hari yang panas begini, wuihhh yumiiiii banget, bikin badan suegerrr.... Tapi eiitss.... ntar dulu! Ini kan bulan Ramadan, kita yang beragama Islam sedang menjalankan ibadah puasa. Jadi batal dong kalau makan es krim siang-siang? Ya iyalah..... Ntar aja makan es krimnya kalau udah Magrib ya....
Variasi bentuk dan rasa dari es krim ini membuat mulut kita tak bosan melahapnya. Yap, makan es krim memang sangat mengasyikkan. Oh ya, tahu nggak sobat Percil, dulu yang bisa mencicipi lezatnya es krim bukan orang-orang sembarangan lho... Ya, dulu es krim termasuk hidangan mewah dan yang menikmatinya pun mulai dari raja-raja, kaisar, dan orang-orang kaya. Tradisi makan es krim sudah berlangsung sangat lama. Konon, manusia sudah mengenal es krim sekitar 2000 tahun Sebelum Masehi (SM).
Seperti apa sih es krim saat pertama kali dibuat?
Konon, orang yang pertama yang memakan es krim ialah Kaisar Cina. Memanfaatkan musim salju, orang-orang pada zaman tersebut berkreasi membuat makanan segar dari salju dan pecahan es yang diambil dari pegunungan yang dicampur dengan buah-buahan, anggur, dan madu. Gimana yah rasanya? Hmm... nggak tahulah, enak kali yah .... Yang pasti, mungkin inilah cikal bakal ditemukannya es krim.
Kisah lainnya datang dari zaman Romawi. Saat itu penguasa Romawi yang terkenal sangat kejam, Kaisar Nero (37-68 SM) memerintahkan para budak untuk mengambil salju dan es dari puncak gunung. Oleh para juru masak, es dan salju tersebut diolah dengan mencampurnya dengan nektar (semacam sari bunga), buah-buahan, dan madu.
Petualang sejati dari Italia, Marcopolo (1295), juga punya kisah tersendiri dengan es krim. Konon, sekembalinya berpetualang dari negeri Cina, ia membawa resep membuat es krim yang terbuat dari campuran salju dengan susu. Campuran tersebut menjadi beku dan berasa manis. Hidangan ini menjadi terkenal di kalangan orang-orang kaya Italia saat itu.
Tahun 1533, Catherine de Medici dari Florence, Italia menjadi Ratu Prancis karena menikah dengan Raja Prancis Henry II. Oleh-oleh yang ia bawa dari Italia ketika pindah ke Prancis ialah resep es krim. Setelah itu, juru masak Prancis yang terkenal jago-jago itu, melakukan perombakan pada resep tadi dengan menambahkan bahan tambahan seperti cokelat dan strawberry. Sedangkan Raja Charles I dari Inggris, tahun 1600, mengunjungi Prancis dan sempat mencicipi hidangan penutup yakni es krim lembut yang membuatnya begitu terkesan. Saking terkesannya dengan hidangan penutup itu, ia pulang ke Inggris membawa serta seorang koki dari Prancis khusus untuk membuat es krim.
Amerika Serikat (AS) pun tak ketinggalan. Tahun 1700 Gubernur Bladen dari Maryland AS yang berasal dari Inggris, diceritakan pernah menjamu tamunya dengan hidangan es krim. Namun, orang yang memopulerkan es krim di negara ini tentu saja Dolly Madison, istri Presiden ke-4 Amerika Serikat James Madison. Saking mencintai es krim, Dolly saat itu (tahun 1812) mencoba menyuguhkan es krim sebagai hidangan penutup bagi para tamu dalam acara di Gedung Putih. Alhasil, para tamu sangat menyukai hidangan Dolly.
Pembuatan es krim berkembang pesat setelah seorang wanita asal New Jersey Amerika Serikat, Nancy Johnson pada tahun 1846 menemukan freezer (pendingin) yang digerakkan menggunakan tangan (sistem engkol). Mesin tersebut mempermudah pembuatan es krim. Tahun 1851, Jacob Fussel membuka pabrik pertama yang memproduksi es krim di Baltimore Maryland AS. Tahun 1899, August Gaulin menemukan alat sejenis yang bisa membuat tekstur es krim lebih lembut.
Sekitar tahun 1926, Clarence Vogt, menemukan freezer es krim untuk tujuan diperdagangkan. Setelah itu, industri es krim semakin marak dan berkembang pesat. Dengan berbagai bentuk dan rasa, es krim menemani pencintanya dengan setia, termasuk sobat Percil kan? Boleh-boleh aja sih makan es krim, asal jangan banyak-banyak agar bisa dirasakan manfaatnya, oke! (Hetty Dimayanti/dari berbagai sumber)***
sumber: pikiran rakyat (23/09/2007)

Mengapa Diberi Nama Teddy Bear?

SOBAT Percil senang boneka kan? Apalagi sobat Percil yang perempuan, pasti punya koleksi boneka. Dari sekian banyak koleksi, sobat Percil pasti punya boneka yang paling disenangi. Ada yang favoritnya boneka Teletubbies, Barbie, anjing Dalmatian, Popeye, beruang Teddy (Teddy Bear), dan buanyaaaak lagi yang lain.
Khusus untuk Teddy Bear, tahukah sobat Percil asal mula boneka beruang yang lucu dan imut ini? Kenapa kok diberi nama Teddy ya? Ada sepenggal kisah menarik penuh nilai kemanusiaan di balik pemberian nama Teddy tersebut. Teddy diambil dari nama kecil Presiden ke-26 Amerika Serikat, Theodore (Teddy) Roosevelt. Lalu, apa hubungannya sang presiden dengan beruang? Begini kisahnya berawal....
Saat itu, 14 November 1902, 104 tahun yang lalu, sebagai seorang presiden, Theodore Roosevelt mengemban tugas menyelesaikan perdebatan mengenai batas wilayah Mississippi dan Louisiana. Di sela waktu luangnya menjalankan tugas, ia ikut dalam perburuan beruang ke hutan dekat Kota Smedes, Mississippi bersama rombongan. Setelah sekian lama berburu, tak satu pun beruang yang ia jumpai. Sampai akhirnya, seorang pemandu bernama Holt Collier mengabari bahwa dirinya telah menangkap seekor beruang.
Namun, Presiden Roosevelt sangat kaget melihat beruang yang penuh luka gigitan anjing pemburu dan diikatkan ke pohon, beruang itu tampak lemah tak berdaya. Hal itu membuat beliau iba. Beliau merasa kasihan dengan nasib beruang itu. Akhirnya, beliau pun mengurungkan niatnya untuk menembak mati beruang tadi.
Kejadian itu terdengar oleh Clifford K. Berryman, seorang kartunis politik dari koran The Washington Post. Ia mengabadikan peristiwa yang melibatkan Presiden Roosevelt dan beruang tadi dalam bentuk kartun di korannya.
Setelah itu, cerita maupun kartun itu tersebar dan menjadi populer di masyarakat. Kartun tersebut menginspirasi pemilik toko permen dan mainan di Brooklyn New York, yakni pasangan suami istri Morris Michtom dan Rose Michtom. Rose, sang istri, membuat boneka beruang seperti di kartun tadi untuk dijual di tokonya. Sebagai bentuk penghormatan, Morris Michtom mengirimkan boneka ini kepada Presiden Roosevelt dan meminta izin memakai nama kecil Presiden Theodore Rossevelt, yaitu Teddy, untuk nama boneka beruangnya. Gayung bersambut, sang presiden pun mengizinkan Michtom menggunakan namanya dijadikan nama boneka beruang tadi.
Sejak itu, Micthom dan rekan-rekannya yang tergabung dalam Butler Brothers mulai memproduksi boneka Teddy Bear secara besar-besaran. Micthom sukses menjalankan usahanya karena boneka Teddy Bear sangat laku dan banyak digemari oleh anak-anak. Dari keuntungan yang dikumpulkan, ia pun mendirikan perusahaan sendiri yang diberi nama The Ideal Novelty and Toy Company. Sejak itu, Teddy Bear mulai dikenal di seluruh dunia dan menjadi boneka favorit bagi anak-anak maupun remaja putri.
Dari sepenggal kisah tadi, sebenarnya ada hikmah yang dapat sobat Percil ambil. Yap, sobat Percil harus selalu menyayangi binatang, baik itu binatang peliharaan atau bukan. Jangan sampai sobat kecil menyiksa atau menganiayanya, apalagi sampai mati. Kasihan kan, binatang juga sama seperti kita, ciptaan Tuhan. (Yudi Noorachman/berbagai sumber)***
sumber: pikiran rakyat (23/07/2006)